• Trading Forex
  • Investasi
  • Program Loyalitas
  • Promo dan Kontes
  • Analisis
  • Pemula
  • Tentang Kami

EURUSD: Imbal hasil Treasury AS menekan Euro

EURUSD melemah pada Selasa, 4 Mei. Pasangan mata uang ini turun 0.42% ke 1.2013. Harga tergelincir ke 1.1999 pada trading Eropa, kemudian berbalik arah ke 1.2035. Euro bulls berupaya mempertahankan level 1.20 namun tidak berhasil. Pembeli kemudian menemui masalah di 1.2035 setelah Menteri Keuangan AS Janet Yellen memberi kejutan. Oleh sebab itu, DXY meningkat, sedangkan S&P 500 turun 1.53% ke 4,218.5. Karenanya, imbal hasil obligasi 10-tahun AS menguat dari 1.557% ke 1.598%.

Yellen mengatakan bahwa suku bunga mungkin perlu ditingkatkan agar ekonomi AS tidak overheating. Ia segera menimpali bahwa ia tidak memperkirakan kenaikan suku bunga untuk mengatasi inflasi.

Sebagai mantan Ketua Dewan Gubernur Fed, Yellen paham bahwa Powell tidak akan memperhatikan perkataannya. Ia menyarankan, namun tidak merekomendasikan, peningkatan suku bunga. Ini adalah perkataan yang dibesar-besarkan dan menimbulkan kerancuan.

Agenda makroekonomi hari ini (GMT+3)

  • 10.50-11.00 Rilis PMI sektor jasa Prancis, Jerman, dan Zona Euro (April)
  • 12.00 Zona Euro: Proyeksi ekonomi Komisi Eropa, PMI (Maret)
  • 15.15 AS: Laporan lapangan kerja ADP (April)
  • 16.45 AS: PMI sektor jasa (April) ISM non-manufaktur (April)
  • 17.30 Laporan status minyak bumi mingguan EIA
1

Prospek saat ini

Pada trading Asia, Dolar AS melemah dibandingkan mata uang kompetitor. Mata uang berperforma paling tinggi adalah Dolar Selandia Baru (+0.43%) diikuti oleh Dolar Australia (+0.34%).

NZD menguat setelah rilis laporan ketenagakerjaan yang berkibar dari Selandia Baru. Data menunjukkan penambahan lapangan kerja yang melampaui ekspektasi. Tingkat pengangguran lebih rendah walaupun tingkat partisipasi meningkat. Tingkat pengangguran turun 4.7% dibandingkan proyeksi median dan data sebelumnya yaitu 4.9%. Mata uang lainnya mengikuti Dolar Selandia Baru dan bergerak naik.

Pada saat laporan ini dituliskan, Euro berada di 1.2013. Imbal hasil Treasury meningkat dan menahan kenaikan EURUSD. Dolar Selandia Baru juga melemah dari peningkatan yang terjadi pada pagi hari. Jika Dolar menguat secara umum pada trading Eropa, bears akan mencoba menembus level support 1.200 (4) untuk mencapai stop loss dan memanfaatkannya untuk bergerak ke batas bawah kanal 1.1985 (5).

Pemain FX hari ini akan berfokus pada PMI sektor jasa April dari Prancis, Jerman, Zona Euro, dan AS. Imbal hasil Treasury 10-tahun AS masih menjadi faktor penggerak utama bagi mata uang. Ketika imbal hasil naik, Euro melemah. Sebaliknya, saat imbal hasil turun, Euro menguat.

Kami juga menyarankan peserta pasar memperhatikan persilangan EURGBP. Euro tampak lemah terhadap Pound. Jadi, bears menunggu persilangan turun ke 0.8614 untuk menembus level psikologis 1.20.

Kesimpulan: Euro masih lebih lemah terhadap Dolar pada trading Asia. Imbal hasil Treasury 10-tahun AS meningkat dan memberi tekanan tambahan terhadap Euro.

Euro berada di dekat level psikologis 1.20 menjelang rilis data makro Eropa. Jika data aktual melampaui konsensus, masih ada peluang terjadinya pantulan ke 1.2035. Skenario lainnya, bears memegang kendali dan bersiap menembus 1.20.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.